Tuesday, 10 December 2013

Maksud Kedatangan Kami


Beberapa hari lalu kita kedatangan tamu dari negeri paman sam yaitu klub DC United, klub yang bermain di liga utama Amerika Major league Soccer (MLS) tepatnya bermain di Eastern Conference Table, dua klub "beruntung" di Indonesia yang dapat menjajal kekuatan tim yang menjuarai US Open Cup di tahun 2013 adalah Persib bandung dan Arema Malang tim yang notabenya merupakan klub yang berada di lima besar di Indonesia Super League.

Kedatangan DC United ke Indonesia bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi klub-klub di Indonesia menjajal tim "kelas dunia" dan juga sekaligus sebagai tolak ukur dalam mengembangkan potensi kedepannya selain itu tujuan DC United ke sini (Indonesia) adalah untuk mencari pemain bertalenta menurut CEO Mahaka Sport sekalu "promotor" tour DC United ke Indonesia.



Orang Indonesia mungkin belum banyak mengenal DC United atau mungkin baru tahu semenjak Erick Thohir berkuasa disana dengan menjadi pemilik mayoritas bersama rekannya Jason Levien, dengan hadirnya Erick Thohir di badan pengurusan DC United maka salah satu efek positifnya adalah klub ini membuat kebijakan yaitu dengan mendatangkan pemain "potensial" dari Indonesia, tercatat sudah ada dua nama yang pernah mampir di klub yang bermain di Stadion Robert F Kennedy yaitu Andik Vermansyah dan Syamsir Alam dimana kedua pemain tersebut membuat rekor bagi DC United.

Rekor yang pertama adalah berasal dari Andik Vermansyah yaitu video di kanal DC United di Youtube dengan judul "Andik Vermansyah with D.C United Reserves" sebagai video paling banyak dilihat dengan 205.845 viewer di kanal tersebut, kemudian begitu pula Syamsir Alam yang memiliki rekor dengan follower terbanyak yaitu 230,584 di DC United mengalahkan 19 pemain DC United lainnya, padahal selama di DC United Syamsir Alam belum sekalipun bermain di tim utama.


Kedatangan klub milik Erick Thohir di Indonesia merupakan trobosan baru dimana jika biasanya tim-tim luar akan bertanding melawan Indonesia All Start atau Indonesia XI dan bermain di Jakarta di GBK tepatnya namun kali ini DC United akan di adu dengan sesama klub seperti yang saya tuliskan di atas yaitu Persib dan Arema, alasan menjajal tim tersebut adalah karena suporter yang fanatik serta stadion yang memiliki standard kelas dunia.

Usut punya usut ternyata Persib diketahui pula saham di miliki oleh Erick Thohir dan Arema sendiri di miliki oleh PT Pelita Jaya Cronous yang pengelolanya memiliki "hubungan baik" dengan Erick Thohir, tak sampai disitu ternyata promotor yang mendatangkan DC United adalah PT Mahaka yang juga milik Erick Thohir kemudian media partner acara yaitu Indosat dan Gen FM ternyata milik pria yang lahir pada 30 Mei 1970.


Pertandingan pun di mulai, lawan pertama adalah Persib, meski tertinggal terlebih dahulu namun akhirnya Persib "di luar dugaan" menang setelah membalikan keadaan sungguh sebuah prestasi karena sudah lama pula tim Indonesia tak dapat mengalahkan tim yang datang dari luar negeri. Di pertandingan kedua DC United tak dapat mengelak lagi karena kembali kalah oleh tim Indonesia dengan skor yang sama dengan Persib yakni 2-1, alasan Jetlag sudah tak dapat lagi menjadi alasan dimana untuk kedua kalinya secara berturut turut DC United kalah di Indonesia.

Usut punya usut DC United sepertinya terlalu lemah ketimbang kabar angin yang menyebutkan DC United adalah tim kelas dunia, ternyata musim 2013 DC United hanya menjadi tim juru kunci di MLS dengan menjadi peringkat 10 dari 10 peserta tim yang bermain di wilayah timur dengan hanya menang 3 kali imbang sebanyak 7 kali dan kalah 24 kali sungguh merupakan prestasi yang buruk oleh tim yang pernah menjuarai MLS sebanyak empat kali ini.



Jadi maksud kedatangan kami adalah ??  

0 komentar:

Post a Comment