Gerry Lewin (www.twitter.com/FootballFunnys)
Piala Dunia tahun 2014 memasuki hari ketiga, ada 4 laga yang ditayangkan tadi malam, sajian utama tentu kita semua sepakat bahwa laga Inggris melawan Italia adalah laga yang paling dinanti di akhir pekan ini. kedua tim ini tergabung di Grup D bersama Kostarika dan Uruguay, banyak pengamat sepak bola mengatakan bahwa grup yang dihuni mereka adalah grup neraka. Alasannya jelas tiga tim di grup itu terdapat nama Uruguay, Inggris dan Italia yang notabenya adalah tim yang pernah menjuarai turnamen ini, Kosta Rika di prediksi hanya menjadi tim penghibur di grup ini.
Jauh sebelum pertandingan Inggris melawan Italia laga panas sudah tersaji di Estadio Governador antara Kolombia melawan Yunani. Status Kolombia diatas angin. datang ke Brasil dengan status tim berperingkat 5 dunia, dihuni oleh banyak pemain top eropa, sebut saja gelandang Inter Milan Fredy Guarin, atau rising star Serie A Juan Cuadrado yang bermain di Fiorentina, James Rodriguez dari Monaco dan penyerang subur dari FC Porto Jackson Martinez. Faktor banyaknya pendukung Kolombia yang datang ke stadion membuat skuad asuhan Reinaldo Rueda tampil heroik, membuat Kolombia menang mudah dari Yunani yang kehilangan magis karena dewi fortuna yang dinanti enggan datang membantu.
Kemenangan besar 3-0 Kolombia atas Yunani ini berkat gol yang disumbangkan masing-masing oleh Pablo Armero di menit ke 5, kemudian disusul oleh Guiterez di menit 58 dan ditutup manis oleh James Rodriguez dimenit-menti akhir pertandingan. Kolombia sukses membuat 13 tendangan di pertandingan tersebut dengan rincian 6 tendangan mengarah ke gawang yang menghasilkan 3 diantaranya menjadi gol bagi Kolombia. Kemenangan ini sejatinya membuat lupa banyak orang bahwa mereka tidak membawa seorang Ramadel Falcao yang memilih menyerah pada cedera yang dialaminya.
|||
Di babak pertama Uruguay mengambil inisiatif menyerang namun kurang efektif dalam memaksimalkan peluang. di menit ke 15 Diego Godin mencetak gol namun sayangnya wasit tak mengesahkan golnya karena terlebih dahulu offside. Uruguay beruntung bisa mencetak gol di babak pertama lewat titik pinalti yang dieskusi dengan baik oleh Cavani di menit 23 setelah Lugano di jatuhkan di kotak terlarang oleh pemain Kosta Rika. akhir babak pertama Uruguay unggul 1-0.
Di babak kedua saya jatuh cinta dengan permainan Kosta Rika yang di komandoi oleh pemain bernama Joel Campbell yang menjadi pembeda sekaligus penyama kedudukan di menit 54. menerima umpan crossing dari rekan setimnya Joel Cambell melakukan shot yang tak dapat di bendung oleh Muslera.
Belum usai selebrasi ibu hamil yang dilakukan oleh Joel campbell Kosta Rika mengagetkan dunia dengan gol kedua berkat sundulan Duarte satu menit kemudian. uruguay yang tertinggal mulai kucar kacir, puncaknya kartu merah Maxi Pereira menambah list buruknya permainan Uruguay. Gol pemain pengganti di menti 84 oleh Urena membuat luis Suarez tak dapat menahan tanggisnya, tanggis yang sama saat liverpool bermain imbang dengan Crystal Palace. Kosta Rika menang 3-1 atas uruguay sekaligus kemenangan perdana dari uruguay setelah 10 tahun lamanya.
|||
Akhirnya laga yang dinanti antara Inggris dan Italia dimulai. di awal babak pertama Inggris memainkan sepak bola menyerang dengan terus menerus memborbardir pertahanan Italia yang di kawal oleh kiper kedua italia Salvatore Sirigu. Sterling dan Welbeck terlihat seperti meriam yang terisi penuh peluru yang kapan saja siap di tembakan. Italia hanya sesekali melakukan penyerangan dengan dimotori oleh Candreva dengan sesekali membuat tendangan spekulasi dari luar kotak pinalti.
Penampilan Palleta pemain italia yang di naturalisasi dari Argentina membuat deg-deg-an pendukung Italia sepanjang babak pertama , belum lagi aksi Barzagli yang membuat clearence yang terlihat seperti ingin melakukangol bunuh diri. sedangkan Inggris terus-terusan mendominasi hingga menit 33. Satu menit berikutnya Marchisio berhasil mencetak gol berkat umpan bayangan Pirlo yang disambut baik oleh Marchisio hingga membuat Italia unggl 1-0 atas Inggris.
Inggris tak diduga berhasil menyamakan kedudukan hanya dalam waktu yang sekejap saja. Ronney yang jarang membawa bola sedari tadi berhasil menggiring bola sampai di pojok kiri pertahanan italia hingga berhasil mengumpan crossing ke arah Sturridge yang lepas dari kawalan Palleta ini berhasil menyamakan kedudukan.
Gol Sturridge membawa korban, pelatih fisik inggris Gerry Lewin di tandu keluar lapangan karena selebrasi berlebihan atas gol penyama kedudukan tersebut. Malang benar Inggris pengorbanan seorang Gerry Lewin tak dibayar pantas karena tak dapat menaklukan keliaran Balotelli di kotak Pinalti yang membawa Italia kembali unggul di menit 50. Inggris yang bermain baik justru harus kembali kalah melawan Italia dan Inggris kembali sukses membuat PHP para pendukungnya. Selamat.
|||
Pertandingan terakhir hari ini adalah pertandingan antara Pantai Gading melawan Jepang. Pantai Gading berhasil menang 2-1 dengan comeback meyakinkan setelah terlebih dahulu kemasukan oleh gol dari Honda yang kemudian di balas dengan dua gol cepat yang dilesahkan oleh Wilfried Bony di menit 64 dan Gol Gervinho satu menit kemudian.
Piala dunia tahun ini menjadi piala dunia yang sangat menarik untuk di tonton. banyak kejutan terjadi salah satunya di hari ketiga kompetisi ini bergulir kemenangan besar Kosta Rika atas Uruguay mengejutkan dunia, Kosta Rika yang di gadang-gadang menjadi bulan-bulanan justru sementara menjadi pengusa klasemen Grup D. Inggris yang bermain dominan justru gagal memenangkan pertandingan melawan Italia yang bermain lebih bertahan. Pertandingan malam keempat sepertinya bakal lebih seru jika kembali terjadi pesta gol total seperti sebelumnya. Terhitung sudah 28 gol tercipta dari 8 pertandingan yang sudah bergulir sejak hari pertama.

0 komentar:
Post a Comment