Showing posts with label Grassroots. Show all posts
Showing posts with label Grassroots. Show all posts

Thursday, 15 May 2014

Kemenangan Perdana Persikad Depok di Kandang


Divisi Utama putaran pertama tahun 2014 di akhiri dengan baik oleh persikad Depok karena berhasil meraih poin sempurna pertama di kandang melawan Persih Tembilahan, hasil ini sekaligus meraih posisi 4 sementara di grup 2 ini. Total Persikad Depok meraih 8 poin dari 7 pertandingan yang dilakoni dengan total sekali menang lima kali imbang dan satu kali mengalami kekalahan.


Laga Persikad Depok melawan Persih Tembilahan dimulai tepat jam 3 sore di lapangan sepakbola merpati, dibabak pertama kedua tim saling jual beli serangan namun Persikad Depok unggul dalam serangan namun tak menghasilkan gol di babak pertama dan hasil 45 menit pertama adalah kacamata bagi kedua tim.

 
Babak kedua Persikad berinisiatif melakukan serangan lebih cepat, alhasil pertahanan Persih pun dibuat kelabakan, hasilnya di awal babak kedua Persikad pun mencetak gol lewat tendangan bebas dari pojok kanan kotak pinalti yang diesekusi Washiyatul Akmal yang tak dapat tangkap oleh  kiper Persih yang salah antisipasi.
Suasana Tribun Selatan


Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama dalam 4 laga kandang yang sudah dijalani oleh Persikad,gol Akmal menjadi gol ketiga Persikad musim ini sebelumnya Agwa dan Cesar melakukanya di pertandingan lain.


Dengan kemenangan ini semoga kedepannya Persikad Depok bisa masuk ke 16 besar atau setidaknya bertahan di Divisi Utama musim ini.


Perlu banyak yang harus dikoreksi, terutama disisi striker yang tumpul.

Saturday, 10 May 2014

Persikad Takluk di Merpati

Dalam lanjutan laga Divisi Utama 2014 Grup 2 yang mempertemukan tim tuan rumah Persikad Depok dengan sang rival Persikabo Bogor. Mustopa Aji menjadi pencetak gol satu satunya di laga derby Jawa barat ini membuat Persikabo pulang dengan tiga angka, sedangkan bagi Persikad kekalahan ini menjadi kekalahan kandang pertama sekaligus kekalahan pertama musim ini setelah sebelumnya di lima laga awal Persikad Depok hanya bermain imbang.


  Persikabo Bogor musim ini dihuni oleh pemain bintang, sebut saja Budi Sudarsono, Rudi Widodo. Johan Juansyah, Aliyudin, dan Tema Mursadat

 Suasana Tribun Selatan, sesak

 Pemain Persikad Depok nampak kelelahan

 Suasana sesudah pertandingan, penonton tumpah ruah ke lapangan, ada yang berfoto atau sekedar menegur pemain pujaan

Wednesday, 7 May 2014

Menyaksikan Perdana Persikad Depok di Musim 2014


Akhirnya bisa juga menyaksikan langsung Persikad Depok di laga kelima setelah di laga-laga sebelumnya hanya dapat menyaksikan laga via live tweet dari akun @superdepokcyber karena selalu bentrok dengan jadwal kerja yang kurang ramah.

Laga yang saya saksikan pada sabtu kemarin (3/5/2014) kemarin adalah laga kedua Persikad bermain di kandang, lawan kedua merupakan tim penguasan klasemen sementara grup 2 PS Bangka. Klub asal bangka Belitung ini merupakan salah satu konsisten yang cukup niat untuk bisa berlaga di ISL musim depan, disana terdapat nama beken seperti Oktavianus (mantan pemain Persija dan Sriwijaya) Sackey Doe (Mantan pemain Barito Putera) dan beberapa pemain pinjaman Sriwijaya Seperti Khoirul Huda dan Andi Irawan.

Di kubu Persikad sendiri susunan pemain tidak banyak berubah dibandingkan musim lalu seperti Irfan "boax" Sapari masih menjadi pemain paling diandalkan untuk Persikad. Ada pemain asing baru yang sebenarnya wajah lama seperti Agwa Aliba Jules yang pernah bermain untuk Persikad di musim 2004/2005 dan juga veteran asal Chile berusia 38 tahun Patricio Antonio Jimenez Diaz yang sudah menjadi Journey Man dalam kancah sepakbola Indonesia.

Jalannya Laga

Pertandingan berlangsung seru sejak kick off jam 3 sore itu, kedua tim jual beli serangan, namun sayangnya kekhidmat pertandingan terganggu oleh turunnya hujan yang mengakibatkan hampir seluruh permukaan lapangan tergenang dan sudah terjadi sejak awal babak pertama. Akhirnya bola jadi sulit bergulir dan menyebabkan banyak pemain yang harus di tandu keluar lapangan karena buruknya sistem drainase.

Babak pertama berkesudahan imbang kacamata kedudukan sementara. masuk petugas membawa besi sepanjang sekitar 1 meter untuk melubangi lapangan yang tergenang air agar volume air bisa merembes kedalam tanah, namun tampaknya menjadi kurang efektik karena lapangan tetap tergenang air, walau dengan keadaan yang "prihatin" pertandingan babak kedua tetap dilanjutkan.

Merpati tak melulu tentang infrastrukturnya yang buruk karena tak diurus. Saya sangat kaget ketika masuk ke stadion amat berbeda dengan keadaan setahun lalu, musim ini stadion penuh disesaki oleh penonton. Tak hanya kaum adam yang mendominasi, disana saya melihat banyak ibu-ibu juga menyaksikan pertandingan ini, saya takjub dan saya heran si ibu-ibu ini yang kebetulan saya duduk disebelahnya hampir hapal seluruh pemain Persikad, "Boax ayo Boax" dan "Azis umpan ke Boax" membuat saya sedikit tersenyum simpul kearah ibu yang memakai kerudung kuning itu.

Dibabak kedua Persikad asuhan Bonggo Pribadi ini mendominasi sehingga pelatih PS Bangka mau tak mau memasukan Oktavianus untuk menambah daya serang PS Bangka. Peluit berbunyi tanda pertandingan usai dengan skor yang masih sama yakni 0-0 dan sebuah prestasi bagi Persikad karena di musim ini Serigala Margonda belum terkalahkan dari 5 pertandingan awal dan berhasil memperoleh poin 5 dari lima pertandingan, karena jika di bandingkan musim lalu Persikad musim ini kemajuan.

Laga Berikutnya

Diakhir pertandingan saya dan ketua suporter Persikad Depok Haryadi Mulyana berbincang-bincang mengenai pertandingan minggu depan antara Persikad dengan "rival" Persikabo Bogor yang akan di langsungkan di stadion merpati. Intinya semoga pertandingan berlangung fair play luar dalam, baik para pemain dan juga suportenya karena belakangan ini sering terjadi pergesekan antara kedua kubu ini.


Semoga Persikad bisa keluar sebagai pemenang di pertandingan melawan Persikabo. Hidup Persikad Depok.



@handyfernandy

Friday, 28 February 2014

Menyaksikan Seleksi Persikad Depok

Hari ini tepat 27 Februari 2014 tim kebanggaan Kota Depok Persikad Depok melakukan ujicoba dengan Betawi FC dimana pertandingan ini juga sebagai ajang menseleksi 24 pemain yang akan memperkuat Persikad Depok untuk kompetisi Divisi Utama.

Stadion Yang Tak Diurus

Pemain FC Betawi

Persikad Depok Selection

Pertandingan yang dilaksanakan sore hari ini diakhiri dengan kemenangan Persikad Depok Selection dengan skor akhir 5-2.

Panorama Stadion Merpati Depok

Salah satu pemain yang mengikuti seleksi Persikad Depok adalah Irfan "Boax" Safari, pemain legenda Persikad Depok.

Saya dan Irfan Boax Safari